Antisipasi Banjir, Pemdes Purorejo Pantau Pengerjaan Tanggul Darurat Sungai Glidik
- Apr 21, 2026
- IMAM MUZANI
PUROREJO, 21 April 2026
Guna memastikan kelancaran proyek normalisasi dan pengamanan pemukiman warga, Sekretaris Desa Purorejo turun langsung memantau operasional alat berat di aliran Sungai Glidik pada Selasa (21/4). Alat berat jenis ekskavator tersebut merupakan bantuan teknis dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur.
Pengerjaan yang telah berlangsung selama kurang lebih satu minggu ini difokuskan pada dua agenda utama: pengalihan aliran sungai dan pembangunan tanggul darurat. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk meminimalisir risiko luapan air sungai yang mengancam lahan pertanian dan rumah warga sekitar.
Progres Pengerjaan Lapangan
Hingga hari ketujuh operasional, progres di lapangan menunjukkan hasil yang signifikan. Berdasarkan pantauan di lokasi:
Pengalihan Alur: Aliran sungai yang sebelumnya mengarah langsung ke titik rawan erosi kini mulai diarahkan ke jalur yang lebih aman.
Tanggul Darurat: Pembangunan tanggul menggunakan material setempat sedang diperkuat untuk menahan debit air jika terjadi hujan lebat di hulu.
Sinergi dengan Operator
Di lokasi pengerjaan, Sekretaris Desa Purorejo menyempatkan diri berkoordinasi dengan Taxa, operator alat berat yang bertugas. Taxa menjelaskan bahwa kondisi medan sejauh ini cukup terkendali, meski koordinasi dengan pemerintah desa tetap rutin dilakukan untuk memastikan titik pengerjaan presisi sesuai kebutuhan warga.
"Kami sangat mengapresiasi bantuan dari Dinas PU SDA Provinsi Jatim. Kehadiran alat berat ini sangat krusial bagi keamanan desa kami. Bersama Mas Taxa sebagai operator, kami terus memastikan pengerjaan tanggul ini selesai tepat waktu sebelum puncak musim hujan berikutnya," ujar Sekdes Purorejo di sela-sela peninjauan.
Pemerintah Desa Purorejo berharap dengan adanya pengerjaan ini, aliran Sungai Glidik menjadi lebih tertata dan masyarakat tidak lagi merasa was-was saat curah hujan meningkat.