Gotong Royong Warga Sukosari: Poskamling Direhab Secara Swadaya guna ciptakan suasana lingkungan yang kondusif
- May 03, 2026
- IMAM MUZANI
Purorejo Tempursari, 3 Mei 2026
Semangat kegotongroyongan dan kemandirian masyarakat kembali terlihat nyata di Dusun Sukosari, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari. Pada awal Mei 2026, warga setempat berhasil melaksanakan rehabilitasi (rehab) Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) yang telah lama mengalami kerusakan, sepenuhnya menggunakan sistem swadaya atau biaya mandiri dari warga.
Kegiatan ini diinisiasi dan dikoordinasikan langsung oleh Kepala Dusun (Kasun) Sukosari, Achmad Widyanto. Melihat kondisi poskamling yang sudah tidak layak guna dan berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan petugas ronda, Achmad segera mengumpulkan tokoh masyarakat dan warga untuk bermusyawarah. Hasilnya, disepakati untuk melakukan perbaikan total tanpa menunggu bantuan dana dari pemerintah desa maupun pihak eksternal.
"Kami ingin menunjukkan bahwa warga Sukosari mampu bersatu untuk kepentingan bersama. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua, maka fasilitas pendukungnya juga harus kita usahakan bersama," ujar Achmad Widyanto saat meninjau lokasi pembangunan, minggu (3/5/2026).
Proses rehab berlangsung cepat berkat antusiasme warga. Mulai dari pengumpulan material seperti semen, pasir, batu bata, hingga kayu, semuanya berasal dari sumbangan sukarela warga. Tenaga kerja pun didapatkan dari para pemuda dan bapak-bapak yang rela meluangkan waktu selepas bekerja untuk ikut membangun. Dalam waktu kurang dari satu minggu, poskamling yang sebelumnya reyot kini telah berdiri kokoh dengan desain yang lebih rapi, dilengkapi atap yang kuat, dinding yang diperbarui, serta pencahayaan yang memadai untuk aktivitas ronda malam.
Salah satu warga yang terlibat aktif menyatakan kebahagiaannya. "Rasanya lega sekali bisa ikut berkontribusi. Dengan poskamling yang baru ini, kami jadi lebih semangat lagi untuk menjaga keamanan dusun. Ini bukti kalau gotong royong itu masih hidup di Sukosari," katanya.
Achmad Widyanto menambahkan bahwa selain sebagai tempat jaga keamanan, poskamling baru ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan sosial warga dusun, seperti tempat rapat RT/RW atau posko tanggap darurat jika terjadi bencana.
"Pembangunan swadaya ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tapi juga memperkuat tali silaturahmi antarwarga. Saya berharap fasilitas ini bisa dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk ketertiban lingkungan kita," tutup Achmad.
Keberhasilan rehab Poskamling Sukosari ini menjadi contoh positif bagi dusun-dusun lain di Desa Purorejo tentang bagaimana kemandirian dan kebersamaan warga dapat mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi umum.