Kunjungan Tiga Titik Layanan Kesehatan di Purorejo

  • Dec 16, 2025
  • IMAM MUZANI

Purorejo, 16 Desember 2025

Pada hari ini, tim kesehatan desa Purorejo yang terdiri dari pembina Gerbang Mas, Bu Lita (bidan desa), serta perawat desa, Evi Agustina, melaksanakan tiga kunjungan sekaligus dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan dimulai sejak pagi di Gerbang Mas Melati, kemudian dilanjutkan dengan dua kunjungan rumah ke warga yang membutuhkan perhatian khusus.

 

*Posyandu “Melati” 

Ketua Gerbang Mas Melati, Srini, melaporkan hasil rekapitulasi posyandu yang dilaksanakan hari ini. Dari total sasaran 29 balita, 25 anak hadir (D), 9 di antaranya mengalami kenaikan berat badan (N), sedangkan 16 balita berada dalam kategori tetap atau turun. Tidak ada balita yang baru terdaftar dan tidak ada yang tidak ditimbang pada bulan sebelumnya. Angka partisipasi (D/S) mencapai 86 %, sementara rasio kenaikan berat badan (N/D) tercatat 35 %. Pada periode ini tidak ada ibu hamil yang terdaftar, demikian pula tidak ada kasus kehamilan berisiko.

Bu Lita menyampaikan apresiasi atas antusiasme orang tua yang membawa anaknya ke posyandu. “Kehadiran balita secara rutin sangat penting untuk memantau pertumbuhan dan mencegah stunting. Kami akan terus mengajak kader gerbang mas untuk datang tepat waktu,” ujarnya.

*Kunjungan Rumah ke Warga Dusun Purorejo*

Setelah acara rutin Gerbang Mas di Dusun Sukosari, tim melanjutkan kunjungan ke rumah Bu Narwiyah, istri Pak Supri, yang tinggal di RT 04/RW 03. Bu Narwiyah sedang berjuang melawan diabetes namun terbatas dalam biaya pengobatan. Evi Agustina melakukan pemeriksaan gula darah, memberikan edukasi gizi, serta menyerahkan paket obat yang disediakan oleh program bantuan kesehatan desa.

Dilanjut mengunjungi rumah Bu kasino (dikenal sebagai “BuSanusi”) yang mengalami keluhan kesehatan serupa. Bu Sanusi juga menerima pemeriksaan fisik, konseling mengenai pengelolaan diabetes, dan bantuan logistik yang sama.

Evi menjelaskan bahwa kunjungan rumah merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengurangi beban penyakit kronis di kalangan lansia. “Dengan mendatangi rumah, kami dapat mengidentifikasi masalah lebih awal dan memberikan dukungan yang tepat, terutama bagi yang tidak mampu datang ke fasilitas kesehatan,” kata perawat tersebut.

*Dampak dan Harapan*

Kepala Desa Purorejo, Nanang Wahyudi, yang turut hadir pada kunjungan tersebut, menyatakan bahwa kolaborasi antara bidan, perawat, dan kader desa telah memperkuat jaringan pelayanan kesehatan di tingkat paling bawah. “Kegiatan hari ini menunjukkan komitmen kami untuk melayani warga tanpa memandang kondisi ekonomi. Kami berharap kunjungan serupa dapat terus dilakukan secara berkala,” ujarnya.