Warga Desa Purorejo Antusias Ikuti Kegiatan ILP, Bidan dan Perawat Desa Kawal Langsung Pelayanan Kesehatan
- May 06, 2026
- IMAM MUZANI
Purorejo, 6 Mei 2026
Suasana hangat dan penuh kepedulian terlihat di Desa Purorejo pada Senin (4/5/2026) lalu, saat diselenggarakannya kegiatan Integrasi Layanan Primer (ILP) melalui Posyandu "Pabrik". Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita dan ibu hamil.
Kegiatan kali ini berjalan dengan tertib dan profesional karena dikawal langsung oleh Bidan Desa dan Perawat Desa yang sigap melayani setiap warga. Tak hanya itu, Ketua GERBANG MAS (Gerakan Membangun Masyarakat Sehat) Pabrik, Ibu Paini, juga turun tangan memimpin jalannya acara, memastikan seluruh prosedur berjalan lancar dan peserta mendapatkan pelayanan terbaik.
Berdasarkan hasil rekapitulasi data Posyandu "Pabrik" tanggal 4 Mei 2026, tercatat sebanyak 37 balita menjadi sasaran utama. Rincian sasaran berdasarkan usia adalah 6 bayi berusia 0-12 bulan, 11 balita usia 13-36 bulan, dan 20 balita usia 37-60 bulan. Seluruh sasaran tersebut telah memiliki Kartu Menuju Sehat (KMS).
Dari total sasaran, sebanyak 28 balita (75,6%) hadir mengikuti penimbangan (D/S). Angka kehadiran ini menunjukkan partisipasi yang cukup baik dari orang tua wali murid. Namun, tantangan masih terlihat pada grafik pertumbuhan anak. Dari 28 anak yang datang, hanya 5 anak (17,8%) yang mengalami kenaikan berat badan (Naik/N). Sementara itu, sebanyak 17 anak kondisinya tetap atau bahkan mengalami penurunan berat badan.
Data juga mencatat adanya 6 balita yang tidak ditimbang pada bulan lalu, serta 1 balita baru yang pertama kali mendaftar di posyandu ini. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi tenaga kesehatan untuk melakukan pendampingan gizi lebih intensif kepada para orang tua.
Di sektor kesehatan ibu, tercatat ada 3 ibu hamil yang memeriksakan diri. Kabar baiknya, tidak ada kasus ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) atau Hamil Kek pada periode ini, yang menandakan status gizi ibu hamil di wilayah tersebut relatif terjaga.
Ketua GERBANG MAS Pabrik, Ibu Paini, menyampaikan apresiasinya atas dedikasi bidan dan perawat desa. "Kehadiran tenaga kesehatan yang mengawal langsung membuat warga merasa aman dan terlayani dengan maksimal. Kami akan terus berupaya meningkatkan angka kehadiran dan memperbaiki status gizi anak-anak kita bersama-sama," ujarnya.
Ke depan, pihak desa dan kader posyandu menargetkan peningkatan persentase balita dengan grafik naik (N/D) melalui penyuluhan gizi seimbang dan pemantauan rutin, sehingga generasi penerus Desa Purorejo dapat tumbuh sehat dan optimal.