Sinergi Forkopimca Tempursari: Pemerintah Desa Purorejo, Polsek, dan KUA Gelar Rapat Koordinasi Pengawalan Jamaah Haji 2026
- Apr 28, 2026
- IMAM MUZANI
Purorejo Tempursari, 28 April 2026
Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M, Pemerintah Desa Purorejo menggelar rapat koordinasi strategis yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Tempursari. Rapat yang berlangsung di Kantor Desa Purorejo pada Selasa (28/4/2026) hari ini dihadiri langsung oleh Camat Tempursari, Arif Mustofa Kapolsek Tempursari, Iptu Sukirno, serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tempursari, Gus Reza.
Rapat ini menjadi langkah awal yang krusial mengingat Desa Purorejo, yang terletak di ujung barat Kecamatan Tempursari, memiliki sejumlah warga yang terdaftar sebagai calon jamaah haji pada musim haji tahun ini. Fokus utama pembahasan adalah menyusun mekanisme pengawalan mulai dari tahap pra-keberangkatan, proses pemberangkatan di titik kumpul, hingga pemantauan kondisi keluarga yang ditinggalkan.
Camat Tempursari, Arif Mustofa, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor. "Keberangkatan jamaah haji bukan hanya urusan administrasi keagamaan, tetapi juga menyangkut aspek keamanan dan ketertiban masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah desa, kepolisian, dan KUA harus solid sejak dini," ujar Arif. Ia juga meminta agar data jamaah diverifikasi ulang untuk memastikan tidak ada kendala administratif di kemudian hari.
Sementara itu, Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno, berkomitmen penuh untuk memberikan pengamanan maksimal. Pihak kepolisian siap menerjunkan personel untuk mengawal prosesi pemberangkatan jamaah dari desa menuju titik kumpul di kabupaten, serta memastikan rute yang dilalui aman dari gangguan lalu lintas maupun kriminalitas. "Kami akan buat rencana pengawalan spesifik untuk setiap kloter yang ada warganya dari Purorejo. Keamanan jamaah dan keluarga yang ditinggalkan adalah prioritas kami," tegas Iptu Sukirno.
Di sisi lain, Kepala KUA Tempursari, Gus Reza, memaparkan aspek pembimbingan manasik dan kesiapan mental spiritual jamaah. Gus Reza menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi intensif dengan perangkat desa untuk memantau kesehatan dan kelengkapan dokumen para calon jamaah. "Selain bimbingan ibadah, kita juga perlu memastikan jamaah benar-benar siap secara fisik dan mental. Kami juga akan memfasilitasi komunikasi antara jamaah dengan keluarga selama di Tanah Suci," jelasnya.
Pemerintah Desa Purorejo menyambut baik inisiatif rapat koordinasi ini. Perangkat desa berharap dengan adanya kesepakatan bersama ini, seluruh calon jamaah haji dari desa mereka dapat berangkat dengan tenang, melaksanakan ibadah dengan khusyuk, dan kembali ke tanah air dengan selamat sebagai haji yang mabrur.
Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk membentuk tim gabungan kecil yang akan bertugas memantau perkembangan persiapan jamaah secara berkala hingga hari keberangkatan nanti.