Optimalkan Derajat Kesehatan Lingkungan, Sanitarian PKM Tempursari dan Perawat Desa Gelar Koordinasi IKL di Desa Purorejo
- Apr 29, 2026
- IMAM MUZANI
Purorejo Tempursari, 29 April 2026
Upaya peningkatan kualitas kesehatan lingkungan di tingkat akar rumput terus digencarkan. Petugas Sanitarian ibu Tata dari Puskesmas (PKM) Tempursari, didampingi oleh Perawat Desa Purorejo, Evi Agustin, melakukan kunjungan koordinasi strategis ke Kantor Pemerintah Desa Purorejo pada Rabu (29/4/2026). Agenda utama pertemuan ini adalah pelaksanaan dan pemantapan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) sebagai bagian dari program prioritas kesehatan tahun 2026.
Kedatangan tim kesehatan disambut hangat oleh Sekretaris Desa Purorejo dan jajaran perangkat desa. Dalam rapat tersebut, dibahas secara mendalam mengenai mekanisme pelaksanaan IKL yang akan menyasar berbagai fasilitas umum dan permukiman warga di wilayah Desa Purorejo. IKL sendiri merupakan kegiatan pemeriksaan terhadap tempat-tempat umum dan sarana lingkungan untuk memastikan tidak adanya risiko penularan penyakit atau pencemaran yang membahayakan masyarakat.
Petugas Sanitarian PKM Tempursari menjelaskan bahwa fokus inspeksi kali ini meliputi beberapa parameter krusial, seperti kualitas air bersih di sumber-sumber air desa, higiene sanitasi tempat pengolahan makanan (warung/kantin), pengelolaan sampah domestik, serta kondisi saluran drainase untuk mencegah genangan air yang menjadi sarang vektor penyakit.
"Tujuan utama IKL ini bukan sekadar mencari kesalahan, melainkan memberikan edukasi dan pendampingan kepada pengelola sarana maupun masyarakat agar standar kesehatan lingkungan terpenuhi. Data hasil inspeksi ini akan menjadi dasar rekomendasi perbaikan yang konkret," ujar petugas sanitarian dalam paparannya.
Peran Perawat Desa Purorejo, Evi Agustin, dalam kegiatan ini sangat vital sebagai jembatan informasi antara puskesmas dan warga. "Saya akan mendampingi tim sanitarian turun ke lapangan untuk memastikan setiap temuan dapat dikomunikasikan dengan baik kepada pemilik sarana atau kepala dusun setempat. Kolaborasi ini penting agar solusi yang ditawarkan bisa segera diterapkan," tegas Evi.
Pemerintah Desa Purorejo menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program IKL ini. Pihak desa siap memfasilitasi akses tim pemeriksa ke seluruh titik lokasi yang menjadi sasaran, termasuk Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah sementara, sumber air baku, dan fasilitas umum lainnya. Selain itu, desa juga berencana mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur sanitasi berdasarkan hasil rekomendasi IKL nanti.
"Kami sangat mengapresiasi proaktifnya PKM Tempursari. Dengan adanya Inspeksi Kesehatan Lingkungan yang rutin dan terukur, kami yakin angka kejadian penyakit berbasis lingkungan seperti diare, demam berdarah, dan infeksi kulit di Purorejo dapat ditekan secara signifikan," ungkap Sekretaris Desa Purorejo.
Sebagai tindak lanjut, disepakati bahwa pelaksanaan lapangan IKL akan dimulai pekan depan dengan melibatkan kader kesehatan desa. Sinergi tiga pilar ini—PKM Tempursari, Perawat Desa, dan Pemerintah Desa—diharapkan mampu menciptakan ekosistem lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Desa Purorejo.